Daerah  

Arus Mudik 2026: Terminal Pakupatan Siapkan Ratusan Bus dan 81 PO untuk Jalur Jawa-Sumatera

Terminal Pakupatan, Serang/ Dok. Infopublik.id

FAKTASERANG.ID – Menghadapi lonjakan pemudik pada Lebaran 2026, Pengelola Terminal Tipe A Pakupatan, Kota Serang, telah menyiagakan ratusan armada bus. Tercatat sebanyak 81 Perusahaan Otobus (PO) dengan 72 trayek tujuan Jawa dan Sumatera siap melayani penumpang.

Kepala Terminal Pakupatan, Waluyo Dianto, menjelaskan bahwa optimalisasi jumlah armada ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan penumpang. Ia menegaskan, seluruh PO telah berkomitmen untuk menambah unit jika terjadi kekurangan di lapangan.

“Antisipasinya akan langsung ditambah, sehingga para penumpang yang akan mudik bisa terlayani dengan baik,” ujar Waluyo, Selasa (3/3/2026).

Fasilitas Representatif dan Kenyamanan Penumpang

Baca Juga: Jelang Mudik Lebaran 2026: Banten Siagakan Ratusan Petugas dan Terapkan Kebijakan WFA

Untuk meningkatkan pelayanan, Terminal Pakupatan kini menyediakan area pembelian tiket yang lebih representatif di lantai 2. Tak hanya itu, fasilitas penunjang lainnya juga disiapkan guna menjamin kenyamanan pemudik maupun pengantar.

“Termasuk juga disediakan cek kesehatan, tempat menunggu, ruang laktasi, tempat bermain anak, hingga outlet perbelanjaan,” tambahnya.

Aspek keselamatan menjadi prioritas utama. Pihak terminal bekerja sama dengan Pemerintah Daerah setempat secara rutin menggelar tes kesehatan bagi seluruh kru bus. Selain itu, pengecekan kelaikan kendaraan atau ramp check dilakukan setiap hari untuk memastikan bus dalam kondisi prima.

“Itu rutin kita lakukan setiap hari. Termasuk juga kita berkoordinasi dengan kepolisian untuk keamanan dan kenyamanan para penumpang yang datang,” pungkasnya.

Pengamanan 24 Jam dan Prediksi Penumpang

Guna menjaga kelancaran arus mudik dari H-7 hingga H+7 Lebaran, sebanyak 73 personel dikerahkan. Para petugas dibagi ke dalam tiga regu yang bekerja selama 24 jam secara bergantian, termasuk melakukan pengaturan lalu lintas (Gatur) di depan area terminal.

Terkait estimasi jumlah pemudik tahun ini, Waluyo mengakui kondisinya masih dinamis dan sulit diprediksi secara pasti, terutama berkaitan dengan faktor ekonomi.

“Pada tahun 2024 lalu jumlah penumpang yang datang mencapai 142.212, sementara pada tahun 2025 menurun menjadi 135.161. Kalau inflasinya tinggi, biasanya jumlah penumpangnya menurun,” tutup Waluyo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *