Fahira Idris Minta Satgas Pangan Tindak Tegas Penimbun Bahan Pokok Jelang Idulfitri

FAKTASERANG.ID – Anggota DPD RI asal Dapil DKI Jakarta, Fahira Idris, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah taktis pemerintah dalam memperkuat peran Satgas Pangan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H.

Langkah ini dinilai sebagai garda terdepan dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah lonjakan permintaan musiman.

​Menurut Fahira, kehadiran negara melalui pengawasan ketat sangat krusial untuk menciptakan keseimbangan pasar yang adil bagi produsen, distributor, hingga konsumen akhir.

Ia menekankan bahwa kombinasi antara pembinaan pelaku usaha dan ketegasan hukum adalah kunci mencegah gejolak harga yang tidak wajar.

“Langkah pemerintah memperkuat Satgas Pangan patut diapresiasi. Pengawasan yang ketat, disertai pembinaan kepada pelaku usaha, diharapkan mampu menjaga stabilitas dan mencegah gejolak harga di masyarakat,” ujar Fahira Idris dalam keterangan tertulisnya, Rabu (18/03) malam.

 

6 Rekomendasi Utama Senator Jakarta

​Guna memastikan pengawasan berjalan optimal, baik menjelang maupun pascalebaran, Fahira menyampaikan enam poin rekomendasi strategis bagi Satgas Pangan:

  1. Pengawasan Hulu ke Hilir: Deteksi dini kenaikan harga mulai dari tingkat petani dan peternak hingga pedagang pasar.
  2. Kepatuhan HET: Pengawasan intensif di pasar tradisional dan modern guna memastikan harga tidak melampaui Harga Eceran Tertinggi.
  3. Sinergi Lintas Lembaga: Memperkuat koordinasi antara Kementan, Badan Pangan Nasional, Pemda, hingga aparat penegak hukum.
  4. Respons Cepat Spekulasi: Tindakan tegas terhadap segala bentuk indikasi penimbunan atau spekulasi harga oleh oknum tak bertanggung jawab.
  5. Ketersediaan Stok Strategis: Menjamin pasokan komoditas utama seperti beras, cabai, daging, dan telur tetap aman di pasar.
  6. Keberlanjutan Pasca-Lebaran: Memastikan pengawasan tetap konsisten meski momentum hari raya telah usai.

Stabilitas Pangan demi Kekhusyukan Ibadah

​Lebih lanjut, Fahira menekankan bahwa stabilitas harga pangan bukan sekadar persoalan ekonomi, melainkan faktor pendukung ketenangan masyarakat dalam beribadah.

“Pangan adalah kebutuhan dasar. Ketika harganya stabil, masyarakat bisa menjalankan ibadah dan merayakan Lebaran dengan tenang. Di sinilah peran strategis Satgas Pangan sangat dibutuhkan,” tegasnya.

​Menutup pernyataannya, ia berharap Satgas Pangan dapat bekerja secara konsisten, adaptif, dan tegas demi melindungi kepentingan masyarakat luas dari fluktuasi harga yang merugikan di hari kemenangan nanti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *