FAKTASERANG.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang mulai melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala bagi warga yang terdampak banjir di sejumlah titik pengungsian.
Langkah ini difokuskan pada pemantauan kelompok rentan guna mengantisipasi munculnya wabah penyakit akibat lingkungan yang tercemar air luapan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, menjelaskan bahwa fokus pemeriksaan menyasar anak-anak, lansia, ibu hamil, serta warga dengan riwayat penyakit kronis.
Penyakit-penyakit yang umum muncul setelah banjir, seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), diare, hingga penyakit kulit, menjadi perhatian utama tim medis di lapangan.
“Hal ini penting guna mencegah munculnya penyakit seperti infeksi saluran pernapasan, diare maupun penyakit kulit,” ujar dr. Dini di Tangerang, Minggu (8/3).
Sebaran Posko Kesehatan
Untuk menjangkau warga, Dinkes telah mengaktifkan beberapa posko kesehatan yang tersebar di wilayah terdampak paling signifikan, antara lain di Posyandu RW 21, Gedung Serbaguna RW 25, Kantor Kecamatan Periuk, dan Masjid Al-Jihad.
Selain memberikan obat-obatan dan penanganan keluhan ringan, petugas juga memberikan edukasi perilaku hidup bersih di pengungsian.
“Dinkes Kota Tangerang memastikan seluruh tenaga kesehatan tetap siaga di lokasi posko untuk memberikan pelayanan secara optimal selama masa tanggap darurat banjir berlangsung,” tegas Dini.
Sembilan Kecamatan Terdampak
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, banjir kali ini melanda sembilan wilayah kecamatan dengan ketinggian air yang bervariasi antara 40 sentimeter hingga mencapai 150 sentimeter.
Curah hujan yang ekstrem sejak Sabtu menjadi pemicu utama meluasnya genangan.
“Hujan deras yang terjadi sejak kemarin sampai dengan Minggu pagi turun tanpa henti mengakibatkan banjir dan genangan di beberapa lokasi,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar.
Hingga saat ini, ratusan warga tercatat telah mengungsi ke beberapa lokasi aman, seperti RPH dan Mushola Petir Cipondoh, Masjid Ma’arif Petir, serta GOR Total Persada.
Tim gabungan dari berbagai dinas terkait masih terus bersiaga untuk menyalurkan bantuan logistik, makanan buka puasa, serta memantau kondisi debit air di pintu-pintu air utama.













