FAKTASERANG.ID – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mencanangkan Ramadan 1447 Hijriah sebagai Bulan Kemanusiaan. Program ini diisi dengan berbagai agenda sosial dan kemanusiaan yang menyasar masyarakat di berbagai daerah.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal PKS Muhammad Kholid saat membuka kegiatan 12 Jam Marathon Qur’an di Aula Kantor Dewan Pengurus Tingkat Pusat PKS (DPTP PKS) di Jakarta Selatan.
Kegiatan tersebut dipandu oleh Musthofa Faruq, Mahmuda Rizaldi, Rezky Cocip, dan Yhuda Arifin.
Dalam sambutannya, Kholid menjelaskan bahwa tema Ramadan sebagai Bulan Kemanusiaan dipilih untuk menegaskan bahwa Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai momentum ibadah personal, tetapi juga sebagai waktu untuk memperkuat kepedulian sosial.
Menurutnya, semangat berbagi dan membantu sesama merupakan nilai utama yang selalu identik dengan bulan Ramadan.
“PKS ingin menghadirkan berbagai kegiatan Ramadan dengan semangat kemanusiaan. Ramadan memang identik dengan berbagi, membantu, dan saling menguatkan,” ujar Kholid dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (13/3/2026).
Ia menambahkan, semangat kemanusiaan menjadi semakin penting di tengah berbagai bencana yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
Kholid menyebut beberapa daerah seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebagai wilayah yang membutuhkan perhatian bersama.
Selain itu, PKS juga mengajak masyarakat untuk terus menunjukkan empati terhadap perjuangan rakyat Palestina yang masih menghadapi konflik berkepanjangan.
Menurutnya, berbagi dalam ajaran Islam tidak akan mengurangi harta, tetapi justru mendatangkan keberkahan.
Selama Ramadan, PKS akan menjalankan berbagai program sosial. Di antaranya membuka dapur umum di wilayah terdampak bencana, program buka puasa dan sahur bersama masyarakat, serta Gerakan Masjid Seribu Pemuda.
PKS juga mengajak para pejabat publik dari partai tersebut untuk aktif berbagi dan terlibat dalam kegiatan sosial selama Ramadan.
Selain itu, PKS juga akan menghadirkan Posko Mudik PKS untuk membantu masyarakat yang melakukan perjalanan mudik saat Lebaran.
Kholid berharap berbagai program tersebut dapat memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
“Harapannya Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan,” ujarnya.
Sebagai informasi, kegiatan 12 Jam Marathon Qur’an yang digelar PKS merupakan bagian dari peringatan Nuzulul Qur’an.
Momentum ini diharapkan dapat mendorong umat Islam untuk semakin memahami isi Al-Qur’an dan menjadikannya pedoman dalam kehidupan sehari-hari.[mut]













