FAKTASERANG.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melakukan langkah drastis dalam transformasi budaya kerja aparatur sipil negara (ASN).
Selain memulai kebijakan Work From Home (WFH), Pemkab Serang juga resmi memangkas anggaran perjalanan dinas hingga 50 persen.
Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan upaya efisiensi anggaran sekaligus penyesuaian terhadap pola kerja baru yang lebih fleksibel.
Ia telah memerintahkan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk segera mengeksekusi pemotongan anggaran tersebut.
“Saya instruksikan BPKAD untuk memangkas 50 persen dari SPPD atau perjalanan dinas ke luar kota bagi seluruh pegawai,” katanya, Jumat (3/4/2026).
Implementasi WFH Hari Jumat
Selain efisiensi anggaran, Ratu Rachmatuzakiyah mengungkapkan bahwa Pemkab Serang akan menerapkan kebijakan WFH setiap hari Jumat. Kebijakan ini nantinya akan diperkuat melalui Surat Edaran (SE) Bupati yang didistribusikan ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tingkat kecamatan, hingga desa.
Meski demikian, Bupati memberikan pengecualian bagi instansi yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik agar hak masyarakat tidak terganggu.
“Ini berlaku bagi instansi atau OPD yang non pelayanan. Tapi yang pelayanan seperti Dinkes, Dishub, Satpol PP, Dindikbud dan yang lainnya tetap melaksanakan seperti biasa,” ujarnya.
Antisipasi Penyalahgunaan dan Long Weekend
Kebijakan WFH ini sempat menimbulkan kekhawatiran terkait potensi penurunan produktivitas atau ASN yang memanfaatkan momen tersebut untuk memperpanjang libur akhir pekan (long weekend).
Menanggapi hal itu, Ratu Rachmatuzakiyah memastikan pengawasan akan dilakukan secara ketat melalui koordinasi lintas sektor.
“Kita akan melakukan pembahasan dengan pak Sekda dan BKPSDM agar tidak menjadi long weekend. Sehingga nanti ketahuan adanya ASN yang tidak melakukan kinerja dengan baik,” pungkasnya.
Langkah transformasi ini diharapkan mampu menciptakan budaya kerja ASN Pemkab Serang yang lebih modern, efisien, dan tetap berorientasi pada hasil tanpa harus selalu bergantung pada mobilitas fisik yang tinggi.













