Daerah  

Tujuh Hari Pencarian, Korban Tenggelam di Pantai Pulo Manuk Ditemukan Tewas di Pelabuhan Ratu

/Dok. basarnas Banten

FAKTASERANG.ID – Operasi pencarian terhadap Dendi Darmawan, wisatawan yang terseret arus di Pantai Kayakas Pulo Manuk, Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, resmi berakhir.

Memasuki hari ketujuh pencarian pada Senin (30/3/2026), korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perairan Sukabumi, Jawa Barat.

Jasad korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan di perairan Sangrawayang, Pelabuhan Ratu.

Lokasi penemuan ini berjarak cukup jauh, yakni sekitar 16 Nautical Mile (mil laut) dari titik awal kejadian di Banten.

Kronologi Penemuan dan Evakuasi

Kasubsie Siaga dan Operasi Basarnas Banten, Rizky Dwianto, menjelaskan bahwa kepastian penemuan tersebut bermula dari laporan yang diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta pada siang hari.

“Menindaklanjuti informasi tersebut, pada pukul 13.36 WIB Kantor SAR Banten berkoordinasi dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta untuk melakukan pengecekan dan evakuasi,” kata Rizky dalam keterangannya, Selasa (31/3/2026).

Setelah koordinasi dilakukan, tim segera mengevakuasi jenazah ke RSUD Pelabuhan Ratu untuk proses visum medis. Langkah ini krusial guna memastikan identitas jenazah yang telah berada di laut selama sepekan tersebut.

Identifikasi Melalui Gelang dan Kalung

Kepastian bahwa jenazah tersebut adalah Dendi Darmawan didapatkan setelah pihak keluarga melakukan pencocokan fisik di rumah sakit.

Meskipun kondisi fisik terdampak cuaca laut, aksesori yang melekat pada tubuh korban menjadi kunci utama identifikasi.

“Berdasarkan hasil visum dan identifikasi pada pukul 15.50 WIB, pihak keluarga memastikan bahwa jenazah tersebut merupakan Dendi Darmawan. Identifikasi dilakukan melalui pencocokan ciri-ciri khusus berupa kalung dan gelang yang dikenakan korban,” terang Rizky.

Operasi SAR Resmi Ditutup

Usai proses identifikasi rampung, jenazah diserahterimakan kepada pihak keluarga pada pukul 16.30 WIB dan langsung dipulangkan ke rumah duka menggunakan ambulans Kecamatan Bayah.

Dengan ditemukannya korban, Basarnas Banten mengusulkan penutupan operasi SAR. Seluruh unsur gabungan yang terlibat, mulai dari TNI, Polri, hingga relawan, dikembalikan ke satuan masing-masing.

Pihak berwenang kembali mengimbau wisatawan untuk selalu waspada terhadap karakteristik arus pantai di wilayah Banten selatan yang kerap berubah ekstrem.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *