FAKTASERANG.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hingga pertengahan April 2026, tercatat hampir 90 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi aktif, menjadikan Kota Serang sebagai wilayah dengan jumlah SPPG terbanyak di Provinsi Banten.
Mengejar Target 100 Titik Layanan
Asisten Daerah (Asda) II Kota Serang, Yudi Suryadi, menjelaskan bahwa jumlah SPPG yang ada saat ini sudah mendekati angka ideal untuk meng-cover seluruh sasaran penerima manfaat di wilayah ibukota provinsi tersebut.
Setiap titik layanan dirancang untuk melayani ribuan warga secara efektif.
“Berdasarkan hitungan kami, untuk melayani sasaran ideal sekitar 3.000 penerima per titik, kita membutuhkan 100 SPPG. Saat ini yang sudah terkonfirmasi beroperasi hampir 90, jadi masih ada kekurangan sekitar 10 SPPG,” kata Yudi di Serang, Rabu (15/4/2026).
Meskipun kewenangan perizinan berada di bawah pemerintah pusat, Pemkot Serang melalui Satgas MBG berperan vital dalam sinkronisasi data sasaran serta pengawasan kualitas kesehatan melalui Dinas Kesehatan.
Standarisasi Higiene dan Evaluasi Fasilitas
Pemkot Serang menegaskan bahwa kuantitas SPPG harus dibarengi dengan kualitas pelayanan.
Seluruh satuan pelayanan yang aktif wajib mengantongi sertifikat Laik Higiene Sanitasi (LHS).
Sertifikasi ini menjadi jaminan bahwa makanan yang diproduksi memenuhi standar keamanan pangan.
Terkait kabar adanya evaluasi terhadap lima SPPG sebelumnya, Yudi menyebut hal tersebut merupakan bagian dari penyempurnaan sarana penunjang bagi para petugas lapangan.
“Evaluasi itu umumnya dilakukan terkait pemenuhan sarana pendukung dan syarat lingkungan, termasuk ketersediaan fasilitas tempat tinggal bagi para petugas mitra agar mereka lebih nyaman dan tidak perlu mencari kontrakan yang jauh dari lokasi,” ujarnya.
Sinkronisasi Data dan Percepatan Logistik
Fokus utama Pemkot Serang saat ini adalah memastikan distribusi logistik MBG dapat berjalan merata.
Yudi menambahkan bahwa koordinasi lintas instansi terus diperkuat agar sisa kekurangan 10 SPPG dapat segera terpenuhi dalam waktu dekat.
Dengan infrastruktur yang hampir rampung, Kota Serang optimis dapat menjadi percontohan pelaksanaan program MBG yang sukses di wilayah Banten, didukung oleh rantai pasok yang solid dan pengawasan standar kesehatan yang ketat.












