Bikin Heboh! Anak SDIT Insan Madiri Tampil di Mall, Aksi Budaya Mereka Tuai Pujian

SDIT Insan Mandiri Jakarta menggelar perhelatan akbar Assembly 2026 yang bertajuk "Nusantara Legacy: Generasi Alpha Penjaga Tradisi" dai Mall Kalibata City Square/Dok. Ist.

FAKTASERANG.ID – Suasana di Kalibata City Square mendadak berubah drastis pada Kamis (30/4/2026). Area yang biasanya dipenuhi aktivitas belanja tiba-tiba dipadati ratusan siswa yang tampil penuh percaya diri dalam sebuah pertunjukan budaya yang tak biasa.

Acara bertajuk “Nusantara Legacy: Generasi Alpha Penjaga Tradisi” ini sukses menyedot perhatian publik. Ratusan siswa dari SDIT Insan Mandiri Jakarta tampil memukau di ruang terbuka, bahkan membuat pengunjung mall berhenti sejenak untuk menyaksikan aksi mereka.

Ini bukan sekadar pentas seni biasa. Untuk pertama kalinya, kegiatan Assembly tahunan sekolah tersebut digelar di ruang publik. Keputusan ini terbukti jitu—tidak hanya orang tua murid, tetapi juga masyarakat umum ikut larut dalam suasana.

Berbagai pertunjukan seni tradisional ditampilkan dengan penuh energi dan percaya diri. Dari tarian hingga musik daerah, para siswa menunjukkan bahwa generasi muda masih mampu menjaga identitas budaya di tengah derasnya arus modernisasi.

Kehadiran sejumlah tokoh nasional turut menambah sorotan terhadap acara ini. Salah satunya adalah Geisz Chalifah yang menyampaikan apresiasinya terhadap semangat para siswa dalam melestarikan budaya.

“Semoga murid-murid SDIT Insan Mandiri agar menjadi generasi yang memiliki karakter, memahami jatidiri bangsa dan bisa tumbuh berkembang tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisinya,” katanya.

Dukungan juga datang dari dunia pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, dalam pesannya menyebut para siswa sebagai generasi hebat yang akan menjaga warisan Nusantara di masa depan.

“Jadikan tradisi sebagai bagian dari jati diri kalian. Dengan begitu, kalian akan tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya mencintai akar budaya sendiri, tetapi juga bersemangat memperkenalkan kekayaan Nusantara dengan penuh rasa bangga,” ungkap Nahdiana dalam pesannya.

Sedangkan Ketua Dewan Pembina Yayasan Rahmatan Lil’alamin, Husein Alatas memberikan pesan mendalam tentang pentingnya menjaga nilai moral dan spiritual generasi muda sebagai bagian dari amanah bangsa.

“Menjaga mereka berarti merawat nilai-nilai spiritual, moral, dan adab agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama dan tetap terjaga jalurnya sesuai tuntunan agama,” kata Husein Alatas

Senada dengan hal tersebut, Direktur Pendidikan SDIT Insan Mandiri Jakarta, Dr. Hj. Heni Lestari, S.Pd., M.Si., mengaku bangga melihat antusiasme anak-anak dalam memeluk akar budaya bangsa. Menurutnya, tradisi bukanlah barang museum, melainkan identitas yang hidup.

“Jangan pernah ragu untuk menunjukkan jati diri kalian sebagai bangsa yang berbudaya. Di dalam setiap tarian dan musik yang kalian tampilkan, terkandung nilai gotong royong dan budi pekerti yang harus dibawa hingga ke kancah dunia,” pesan Heni Lestari kepada para murid.

Menariknya, pemilihan lokasi di ruang publik bukan tanpa alasan. Selain memberikan pengalaman tampil yang berbeda bagi siswa, langkah ini juga menjadi cara efektif untuk memperkenalkan nilai budaya kepada masyarakat luas.

Sepanjang acara berlangsung, suasana dipenuhi tepuk tangan dan rasa kagum dari para pengunjung. Banyak yang tak menyangka bahwa penampilan anak-anak sekolah dasar bisa tampil sekelas pertunjukan profesional.

Acara ini pun ditutup dengan penuh haru dan kebanggaan. Satu pesan kuat tersampaikan: di tangan generasi muda, budaya Indonesia tidak hanya akan bertahan—tetapi juga berkembang dan bersinar di masa depan.[mut]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *