Tekan Pengangguran, Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia Akselerasi Program “Satu Keluarga Satu Pengusaha”

Ilustrasi/Dok. Wikipedia

FAKTASERANG.ID – Pemerintah Kota Serang terus bergerak cepat dalam memperkuat ketahanan ekonomi warganya.

Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, menegaskan komitmennya untuk mempercepat implementasi Program Satu Keluarga Satu Pengusaha sebagai langkah konkret menekan angka pengangguran dan memperkuat daya beli masyarakat di Kota Serang.

Program strategis ini dirancang khusus untuk mendorong kemandirian setiap rumah tangga melalui penciptaan usaha mandiri yang berkelanjutan.

Pemerintah Kota Serang akan hadir memberikan dukungan komprehensif, mencakup pelatihan keterampilan, pendampingan intensif, hingga fasilitasi akses permodalan.

“Melalui program ini, kami ingin memastikan setiap keluarga memiliki peluang untuk mandiri secara ekonomi. Ini juga menjadi salah satu solusi dalam mengurangi pengangguran,” ujar Agis, Sabtu (2/5/2026).

Kolaborasi Lintas Sektor dan Pendampingan Mentor

Demi mempercepat lahirnya wirausaha baru, Pemkot Serang akan membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Kolaborasi ini melibatkan sektor perbankan, lembaga keuangan, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), hingga Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).

Menariknya, program ini juga akan mengadopsi sistem asistensi di mana pelaku usaha yang sudah mapan akan didorong menjadi mentor bagi para calon wirausaha baru. Pola ini diharapkan membuat proses transfer ilmu dan pembinaan menjadi lebih efektif serta tepat sasaran.

Digitalisasi UMKM dan Akses Pasar

Selain fokus pada pembentukan usaha, program ini akan diintegrasikan dengan penguatan digitalisasi UMKM.

Agis menilai pemanfaatan teknologi adalah kunci utama agar produk lokal Kota Serang mampu bersaing di pasar nasional maupun global melalui platform digital.

Untuk melengkapi ekosistem tersebut, Pemkot Serang berkomitmen memberikan karpet merah dalam hal perizinan usaha dan pembukaan akses pemasaran, termasuk melalui penyelenggaraan bazar dan pameran secara berkala.

“Harapan kami, program ini tidak hanya melahirkan pengusaha baru, tetapi juga menciptakan lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *