Daerah  

Pasokan Indukan Baru Dongkrak Produksi Benih Ikan BBI Baros, Retribusi Tembus 60 Persen

M. Ishak (Kepala Diskan Pemkab Serang) - Peningkatan jumlah indukan baru berhasil mendongkrak capaian retribusi daerah BBI Baros hingga melebihi 60 persen serta memperkuat pasokan bibit bagi para pembudidaya ikan./Dok. ist

FAKTASERANG.ID — Balai Benih Ikan (BBI) Baros yang dikelola Dinas Perikanan Kabupaten Serang mencatatkan peningkatan produksi bibit ikan secara signifikan setelah mendapatkan tambahan pasokan indukan baru.

Peningkatan ini tak hanya mendongkrak realisasi penerimaan retribusi daerah, tetapi juga membantu mencukupi tingginya permintaan benih bagi para pembudidaya di Provinsi Banten.

Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Serang, M. Ishak Abdul Rauf, menyampaikan bahwa peningkatan performa BBI Baros terlihat sangat mencolok dibandingkan periode sebelumnya.

“Kita kemarin retribusinya hanya 24 persen sampai akhir tahun. Sekarang ini dengan adanya bibit baru itu sudah bisa melebihi 60 persen realisasi retribusinya,” kata Ishak, Kamis (13/8/2026).

Menurut Ishak, lonjakan produksi ini mulai membuahkan hasil nyata setelah BBI Baros melewati satu siklus panen. Proses pemeliharaan indukan hingga pemijahan benih idealnya memakan waktu sekitar tiga sampai empat bulan.

“Kalau panen kan mereka tiga bulan itu bertelur,” ujarnya.

Baca Juga: Perkuat Kualitas SDM, Pemkot Cilegon dan UT Serang Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pendidikan

Empat Komoditas Unggulan dan Pasar Eksternal

Dalam rangka memaksimalkan pemenuhan kebutuhan pasar, UPTD BBI Baros memfokuskan pembudidayaan pada empat varietas ikan unggulan, yaitu:

  • Ikan Nila

  • Ikan Gurame

  • Ikan Mas

  • Ikan Lele

Ishak menegaskan bahwa peran utama BBI Baros terletak pada rantai hulu perikanan—khusus menyediakan benih berkualitas dan bukan pasokan untuk konsumsi langsung.

Pola ini menarik para pembudidaya tidak hanya dari lingkup lokal Serang, tetapi juga merambah wilayah lain di Banten.

“Kalau itu kan BBI itu penyediaan benih, bukan untuk konsumsi. Jadi, yang datang itu pembudidaya-pembudidaya. Kemarin saya cek juga dari Rangkasbitung ada yang beli ke situ untuk bibit,” jelasnya.

Rencana Peningkatan Kapasitas di Tahun 2027

Geliat sektor perikanan budidaya yang kian digemari masyarakat menjadi momentum bagi Dinas Perikanan untuk terus memperluas kapasitas fasilitas BBI Baros.

“Dengan sudah berkembangnya budidaya-budidaya masyarakat, sekarang potensi perikanan ini sudah mulai dilirik oleh masyarakat,” katanya.

Merespons tren positif tersebut, Dinas Perikanan Kabupaten Serang telah merancang alokasi penambahan jumlah maupun variasi indukan baru secara bertahap pada tahun anggaran 2027 mendatang.

“Tahun depan kita proyeksikan lagi. Karena bertahap. Yang sudah ada sekarang belum maksimal, nanti tahun depan ditambah lagi sehingga jumlah indukan dan benih yang dihasilkan semakin banyak,” pungkas Ishak.

Baca Juga: Jaga Sejumlah Titik Rawan dari Potensi Kebakara, Polda dan Pemprov Banten Bentuk Satgas Terpadu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *