FAKTASERANG.ID — Wali Kota Cilegon Robinsar mendorong seluruh kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Cilegon untuk mengambil peran aktif dalam menyosialisasikan dan mengawal berbagai program kerja pemerintah daerah kepada masyarakat luas.
Pesan tersebut disampaikan Robinsar saat menghadiri Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Kota Cilegon Tahun 2026 yang berlangsung di Aula DPRD Kota Cilegon, Rabu (12/8/2026).
Robinsar menegaskan bahwa kader PKK memiliki posisi strategis sebagai jembatan penghubung antara pemerintah dan warga.
Keterlibatan aktif para kader di setiap lini wilayah diyakini mampu memastikan setiap kebijakan dan bantuan tepat sasaran.
“Saya berharap, PKK ke depan bisa mengawal segala bentuk program pemerintah agar bisa langsung dirasakan dan diserap oleh masyarakat Kota Cilegon,” kata Robinsar.
Ia turut memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas pengabdian tanpa lelah para kader dari tingkat kota hingga kelurahan. Selain itu, Robinsar juga membuka pintu bagi para kader untuk menyampaikan ide serta aspirasi demi perbaikan pelayanan publik.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada kinerja rekan-rekan, Bapak, Ibu semua dari PKK, baik tingkat kota, kecamatan, maupun kelurahan yang telah berkontribusi langsung dan nyata untuk membantu pemerintah dalam rangka mensejahterakan masyarakat,” ujarnya.
“Kalau Bapak Ibu ada sekadar saran dan masukan, enggak usah sungkan-sungkan sampaikan saja ke Bu Wali, nanti Bu Wali menyampaikan ke saya,” imbuh Robinsar.
Wadah Belajar dan Memperkuat 10 Program Pokok
Senada dengan hal tersebut, Ketua TP PKK Kota Cilegon Alfi Rizki Aghnia Robinsar menilai momentum peringatan HKG PKK ke-54 ini sangat krusial untuk memperkokoh implementasi 10 Program Pokok PKK serta mempererat kekompakan antar-kader.
“Tujuannya tentunya sama yaitu untuk memperkuat 10 program pokok PKK sekaligus mempererat tali silaturahmi kita agar semua kader-kader PKK di Kota Cilegon ini bisa semakin kompak dan bersinergi selalu dalam menjalankan setiap program,” ungkap Alfi.
Alfi menekankan bahwa PKK merupakan wadah pembelajaran berkelanjutan untuk menebar manfaat nyata di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Bagi saya, PKK bukan hanya tempat berkumpul, tetapi juga ruang bagi para kader untuk terus belajar, bergerak, dan memberikan manfaat. Karena itu, dukungan kepada kader PKK harus terus diperkuat agar perannya dalam membantu program pemerintah bisa semakin dirasakan oleh masyarakat,” pintanya.
Bukan Sekadar Agenda Seremonial
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Cilegon, dr. Lendy Delyanto, menyampaikan bahwa HKG PKK harus dimaknai sebagai ajang evaluasi serta pemantapan kontribusi organisasi terhadap pembangunan daerah.
“HKG PKK ini bukan hanya kegiatan seremonial atau agenda tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan peran kader, serta mengevaluasi gerakan PKK agar ke depan semakin kuat dalam mendukung pembangunan di Kota Cilegon,” tutur dr. Lendy.
Ia pun mengajak seluruh kader untuk terus berinovasi dan bersinergi dengan Pemkot Cilegon demi mewujudkan ketahanan keluarga dan kemajuan daerah.
“Dengan semangat HKG PKK, mari kita wujudkan keluarga yang sehat, mandiri, sejahtera dan berdaya serta bersama-sama mendukung terwujudnya Kota Cilegon yang semakin maju, harmonis dan sejahtera. Mari bergerak bersama, bersinergi dan terus memberikan yang terbaik untuk Kota Cilegon,” pungkasnya.
Baca Juga: Petugas Damkar Cilegon Berjibaku Padamkan Kebakaran Ilalang di Belakang Lapas











