FAKTASERANG.ID – Menjelang bulan suci Ramadan dan Lebaran 2026, PT Pertamina (Persero) memberikan kepastian mengenai keamanan pasokan BBM di seluruh pelosok negeri.
Meski kondisi geopolitik dunia sedang memanas akibat ketegangan militer di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel, Pertamina memastikan cadangan energi dalam negeri tetap berada dalam level aman, dilansir pada 5 Maret 2026.
Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan saat mudik, Pertamina Patra Niaga telah menyiagakan ribuan titik layanan. Infrastruktur ini mencakup lebih dari 7.000 SPBU dan unit layanan pendukung lainnya seperti Kiosk Pertamina Siaga serta layanan motoris (PDS).
Fokus utama distribusi diarahkan pada jalur-jalur krusial seperti tol trans-Jawa, jalur wisata, dan titik-titik keramaian utama pemudik.
Tidak hanya di bagian distribusi, sisi produksi juga terus dipacu. Melalui PT Pertamina Hulu Energi, tingkat lifting minyak pada awal tahun 2026 tercatat mencapai 386.000 barel per hari.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying, karena seluruh unsur Pertamina telah tergabung dalam Satgas Ramadan dan Idulfitri.












