Daerah  

Digitalisasi Karakter: 330 Televisi Bantuan Pusat Kini Jadi Sarana ‘Serang Mengaji’ Serentak

Ilustrasi/Dok. IGMTVNews

FAKTASERANG.ID – Pemerintah Kota Serang melakukan langkah inovatif dalam mengakselerasi digitalisasi pendidikan.

Sebanyak 330 unit televisi bantuan Pemerintah Pusat yang tersebar di berbagai sekolah kini dialihfungsikan menjadi pusat penguatan karakter melalui program unggulan “Serang Mengaji” yang dilaksanakan secara daring dan serentak.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, Ahmad Nuri, menegaskan bahwa langkah ini merupakan upaya maksimal dalam memanfaatkan aset negara untuk kepentingan pembangunan akhlak siswa di era modern.

“Bantuan itu kami maksimalkan untuk fasilitas digitalisasi. Totalnya ada 330 unit televisi, termasuk 70 unit tambahan, yang kini dimanfaatkan secara optimal untuk menyukseskan program Serang Mengaji,” ujar Nuri, Rabu (25/3/2026).

Koneksi Lintas Sekolah Melalui Video Conference

Pemanfaatan teknologi ini memungkinkan ribuan siswa dari jenjang TK, SD, hingga SMP berinteraksi dalam satu frekuensi tanpa terkendala jarak.

Dengan integrasi platform zoom meeting, siaran mengaji dapat dipantau dan diikuti secara langsung dari ruang kelas masing-masing.

Tercatat, program ini melibatkan 221 SD Negeri, 29 SMP, serta berbagai sekolah swasta di Kota Serang. Para guru TK pun turut berpartisipasi aktif sebagai perwakilan sekolah.

“Jadi nanti siaran mengaji dapat diikuti secara real-time oleh seluruh jenjang pendidikan di Kota Serang. Karena semuanya sudah terintegrasi. Interaksi tidak lagi terbatas oleh ruang kelas masing-masing; semua sekolah bisa ikut bersama dalam satu frekuensi,” tambah Nuri.

Teknologi Sebagai Jembatan Spiritual

Nuri menilai, kehadiran perangkat digital ini harus menjadi sarana untuk mendekatkan siswa pada nilai agama, bukan sebaliknya.

Selain untuk mengaji, televisi tersebut tetap digunakan sebagai media pembelajaran multimedia harian agar materi pelajaran lebih menarik secara visual.

“Pembangunan karakter dan akhlak itu harus dimulai sejak dini. Karena sekarang zamannya digitalisasi dan teknologi yang terus berkembang, dunia pendidikan juga harus mengikuti perkembangan zaman sekarang ini. Fasilitas negara ini harus kita gunakan sebaik-baiknya untuk kepentingan pembentukan karakter generasi muda,” tegasnya.

Target Kota Serang Bebas Buta Al-Qur’an

Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menyatakan bahwa “Serang Mengaji” merupakan satu dari 13 program prioritasnya.

Ia mengapresiasi perkembangan positif di mana siswa yang awalnya belum bisa mengaji kini mulai menunjukkan pemahaman dan kemampuan membaca Al-Qur’an yang baik.

“InsyaAllah ke depan, Kota Serang bebas buta alquran. Alhamdulillah juga baca alquran sudah mulai rutin di sekolah-sekolah,” ungkap Budi Rustandi optimis.

Dengan integrasi teknologi dan nilai religius ini, Pemkot Serang berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya mahir secara digital, tetapi juga memiliki akar spiritual yang kuat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *