FAKTASERANG.ID – Lantai bursa Indonesia menunjukkan dinamika yang cukup tinggi pada sesi perdagangan Kamis, 26 Maret 2026.
Sempat dibuka optimis dengan penguatan 0,16 persen ke posisi 7.313, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru berbalik arah tak lama kemudian.
Tekanan jual yang muncul membuat indeks terseret ke zona merah, mencerminkan sikap hati-hati para investor terhadap sentimen pasar terkini.
Hingga pukul 09.30 WIB, IHSG terpantau terkoreksi 0,48 persen ke level 7.266. Meskipun mengalami penurunan, aktivitas perdagangan berlangsung sangat masif.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat volume transaksi mencapai 10 miliar saham dengan nilai perputaran uang mencapai Rp22,1 triliun. Sebanyak 227 saham mengalami pelemahan, sementara 344 saham lainnya masih mampu bertahan di zona hijau di tengah volatilitas.
Di sisi lain, nilai tukar Rupiah menunjukkan performa yang sedikit lebih stabil. Mata uang Garuda dibuka menguat tipis 0,04 persen ke level Rp16.892 per dolar AS.
Meskipun penguatannya tipis dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp16.911, stabilitas mata uang ini menjadi sentimen positif yang menahan IHSG agar tidak merosot lebih dalam ke level terendahnya di 7.260.[dit]











