FAKTASERANG.ID – Sebuah aksi heroik personel Lalu Lintas Polda Banten mendadak viral setelah berhasil menyelamatkan seorang balita berusia 3 tahun yang mengalami kejang hebat.
Drama penyelamatan ini diwarnai cerita pilu mengenai ibu sang balita yang dikabarkan sempat ditolak oleh salah satu rumah sakit karena kendala administrasi.
Peristiwa ini bermula pada Jumat pagi (27/3/2026), saat Brigpol Decky dan Bripda Dendi yang tengah bertugas di Mako Satuan PJR menerima laporan warga mengenai adanya kondisi darurat di sekitar Pintu Tol Serang Timur.
Brigpol Decky menceritakan, awalnya ada masyarakat yang datang menggunakan sepeda motor dan mengabarkan kondisi balita tersebut.
Saat tiba di lokasi, ia menemukan kerumunan warga yang sudah dalam kondisi panik melihat sang anak kejang-kejang akibat panas tinggi.
“Ada anak yang butuh pertolongan. Kita good response ke sana, kita bawa ke RS Bhayangkara,” kata Decky.
Di balik aksi sigap tersebut, terselip fakta mengejutkan. Menah, sang ibu, sebelumnya sudah berupaya mencari pertolongan medis namun mendapatkan penolakan dari sebuah rumah sakit. Alasannya, ia tidak memiliki kepesertaan BPJS dan hanya mengantongi Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).
“Administrasi nggak bisa. Karena cuma punya kartu miskin, bukan BPJS. Akhirnya kita bawa ke RS Bhayangkara,” ujar Decky menyayangkan kejadian tersebut.
Video yang beredar memperlihatkan ketegangan di dalam mobil patroli. Menah tampak memeluk erat anaknya dengan wajah penuh kepanikan, sementara polisi memacu kendaraan menembus kepadatan lalu lintas Kota Serang. Menggunakan pengeras suara dan sirene, mereka meminta jalur dibuka demi mengejar waktu.
Direktur Lalu Lintas Polda Banten, Kombes Arief Kurniawan, mengonfirmasi bahwa anggotanya bergerak cepat tepat pukul 08.30 WIB setelah menerima laporan tersebut.
“Mendapatkan laporan seorang anak kejang-kejang, anggota langsung membawa menuju rumah sakit dan diarahkan ke Rumah Sakit Bhayangkara,” jelas Arief dalam keterangannya, Jumat (10/4/2026).
Setibanya di RS Bhayangkara, tim medis langsung memberikan penanganan darurat kepada sang balita di ruang IGD.
Sembari Menah menemani buah hatinya, Brigpol Decky turut membantu proses administrasi agar pasien segera tertangani tanpa hambatan.
Brigpol Decky menegaskan bahwa tindakan yang dilakukannya bersama rekan-rekannya merupakan implementasi langsung dari arahan pimpinan tertinggi di Polda Banten.
“Kita harus quick response, sesuai dengan arahan dari Pak Kapolda,” pungkasnya, merujuk pada instruksi Irjen Pol Hengki agar polisi selalu sigap merespons aduan masyarakat.











