Daerah  

Mendes Yandri Ajak Insan Pendidikan Serang Sukseskan Program ‘Satu Desa Satu PAUD’

/Dok. Kemendes PDT

FAKTASERANG.ID – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menegaskan komitmen pemerintah dalam memeratakan kualitas pendidikan hingga ke pelosok desa.

Hal ini disampaikan dalam kegiatan silaturahmi bersama kepala sekolah dan insan pendidikan se-Kabupaten Serang di Pondok Pesantren BAI Mahdi, Selasa (14/4/2026).

Mendes Yandri menyoroti karakteristik Kabupaten Serang yang seluruh wilayahnya terdiri dari desa, tanpa kelurahan.

Hal ini menjadikan peningkatan mutu pendidikan di wilayah tersebut sebagai prioritas utama kementeriannya.

“Di Kabupaten Serang itu, ada 326 desa. Semuanya desa, tidak ada kelurahan. Maka, Menteri Desa punya kepentingan langsung atau tidak langsung untuk memastikan mutu pendidikan itu benar adanya di semua desa di Kabupaten Serang,” ujar Mendes Yandri.

Sinergi Lintas Kementerian

Sebagai langkah konkret, Kemendes PDT telah menjalin kolaborasi strategis dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Sinergi ini bertujuan untuk membenahi sarana dan prasarana pendidikan di seluruh Indonesia, dengan fokus utama pada pendidikan usia dini.

Salah satu poin penting dalam kerja sama ini adalah implementasi program Satu Desa Satu PAUD.

Program tersebut dirancang untuk memastikan setiap desa memiliki fasilitas pendidikan prasekolah yang layak guna menunjang tumbuh kembang anak.

“Kami Kementerian Desa, saya bersama Prof Mu’ti, Mendikdasmen sudah MoU untuk meningkatkan kualitas pendidikan desa di seluruh Indonesia, termasuk di Serang. Salah satunya bentuk MoU adalah Satu Desa Satu PAUD. Saya berharap MoU itu akan menjadi contoh terbaik yang berasal dari Kabupaten Serang,” tambahnya.

Dukungan Wajib Belajar 13 Tahun

Upaya Kemendes PDT ini sejalan dengan kebijakan Kemendikdasmen yang tengah memprioritaskan anggaran revitalisasi satuan pendidikan.

Langkah ini diambil untuk mendukung visi Wajib Belajar (Wajar) 13 tahun, yang mencakup satu tahun prasekolah.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti sebelumnya menyatakan bahwa pemerintah secara bertahap akan membangun minimal satu Taman Kanak-Kanak (TK) di setiap desa.

Hal ini bertujuan untuk menjamin seluruh anak Indonesia mendapatkan akses pendidikan prasekolah sebelum memasuki jenjang pendidikan dasar.

Melalui kolaborasi ini, Mendes Yandri berharap para kepala sekolah dan praktisi pendidikan di Kabupaten Serang dapat menjadi garda terdepan dalam mewujudkan transformasi pendidikan desa yang berkualitas dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *