FAKTASERANG.ID – Penumpukan kendaraan angkutan barang dilaporkan terjadi di Pelabuhan BBJ Bojonegara, Kabupaten Serang, Banten.
Antrean truk yang sempat mengular di kawasan tersebut memicu respons cepat dari pihak PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) untuk segera melakukan upaya penguraian kepadatan.
Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, menyampaikan bahwa saat ini terdapat 12 unit kapal yang disiagakan untuk melayani penyeberangan di pelabuhan tersebut.
Namun, guna mempercepat mobilisasi truk, ASDP berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk menambah armada.
“Dan dari Kementerian Perhubungan itu juga berencana menambah kapal lagi. Bahkan nanti kapal kita yang bisa untuk sandar di BBJ juga akan kita perbantukan ke sana,” ucap Heru saat memberikan keterangan di Pelabuhan Merak, Senin (16/3/2026).
Penyesuaian Spesifikasi Kapal
Meski penambahan kapal menjadi solusi utama, Heru menjelaskan bahwa operasional di Pelabuhan BBJ Bojonegara memiliki tantangan teknis tersendiri. Tidak semua jenis kapal ferry dapat bersandar di dermaga tersebut karena perbedaan karakteristik infrastruktur.
Pihak ASDP saat ini tengah melakukan pemetaan aset kapal yang memiliki spesifikasi teknis yang sesuai dengan profil dermaga di Bojonegara agar proses bantuan armada berjalan efektif.
“Karena memang karakteristik di BBJ ini berbeda pelabuhannya atau dermaganya. Ada kapal yang bisa sandar di sana dan tidak. Nah, ini sedang harus kita cek dulu kapal mana yang bisa sandar di sana,” jelas Heru.
Langkah taktis ini diharapkan dapat segera menekan waktu tunggu supir truk dan memastikan distribusi logistik dari Pulau Jawa menuju Sumatera tetap berjalan lancar, terutama di tengah tren peningkatan volume kendaraan menjelang hari besar keagamaan.













